
BERNE - Menjadi pelatih tim nasional memang tidak pernah mudah. Apalagi, di sebuah negara yang gila akan sepakbola seperti Belanda. Praktis, kehebatan Marco van Basten meramu De Oranje membuat banyak orang terkesan.
Van Basten pertama kali ditunjuk Federasi Sepakbola Belanda (KNVB), pada 29 Juli 2004. Namun, perjalanan dia melatih De Oranje bukan tanpa masalah.
Van Basten sempat bertikai dengan beberapa pemain inti Belanda seperti Ruud van Nistelrooy, Mark van Bommel dan Clarence Seedorf. Bahkan, pertikaian itu membuat Van Basten memutuskan untuk tidak membawa Van Bommel dan Seedorf di skuadnya untuk Euro 2008 kali ini.
Meski sempat menuai kritikan dengan keputusannya itu, namun Van Basten telah menunjukkan kepiawaiannya membesut De Oranje. Edwin van der Sar dkk dibawa ke puncak klasemen Grup C. Menyingkirkan dua tim kuat Prancis dan Italia.
"Sebelumnya, kami memang telah melihat banyak tim hebat," ujar salah satu legenda sepakbola Jerman, Gunter Netzer sebagaimana diktutip Goal, Minggu (15/6/2008).
"Tapi Van Basten melakukannya dengan cara berbeda. Sebenarnya, Prancis sempat membuat Belanda tertekan. Tapi, Belanda tetap mampu mencetak gol ke gawang Les Blues. Dia memang jenius," pujinya.
Bukan hanya Prancis yang merasakan kehebatan Belanda. Italia juga dibantai 3-0, ketika bentrok dengan tim besutan De Oranje itu.
(hmr/Okezone)
