
WINA - Pihak kepolisian kota Wina menyatakan telah menangkap 12 orang pasca bentrokan yang melibatkan pendukung Turki dan Kroasia di kota Wina, Sabtu (21/6/2008) dinihari. Meski kecewa, namun pihak kepolisian menyatakan jika bentrokan tersebut masih bisa diatasi.
Seperti diketahui, bentrokan antar kedua suporter ini merupakan buntut dari kekalahan 3-1 (1-1) yang dialami Kroasia atas Turki di babak perempat final. Umumnya, bentrokan ini terjadi karena ketidakpuasan kubu Kroasia atas hasil pertandingan yang harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian menyatakan jika ke-12 tersangka yang ditahan berasal dari Austria, Kroasia serta Turki. Namun, polisi enggan menjelaskan lebih detail tentang para pelaku yang ditahan ini.
"Tensi tinggi yang tercipta dalam pertandingan tersebut telah membangkitkan emosi para suporter kedua kubu. Sebagian fans merasa kecewa. Sedangkan yang lainnya merasa sangat senang. Kondisi ini yang memicu terjadinya bentrokan," papar juru bicara kepolisian, Christian Stella dalam konferensi pers.
"Ini lika-liku keberuntungan yang dramatis. Namun faktanya, dari sekira 200.000 fans yang terlibat bentrokan, kami hanya menangkap 12 orang. Itu menunjukkan jika segala sesuatunya masih bisa kami atasi," tambahnya seperti dilansir Yahoosports, Sabtu (21/6/2008).
Dalam insiden ini, pihak kepolisian juga menyatakan tak banyak korban jiwa dalam insiden ini. Tercatat, hanya satu petugas kepolisian dan suporter yang mengalami luka-luka. Sedangkan di jalan-jalan, fans Turki dan Kroasia yang terpisah hanya terlibat aksi lempar botol.
(fmh/Okezone)
