
MUNICH - Roberto Donadoni dikabarkan telah dipecat Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Kenyataan itu membuat penyerang Luca Toni berasa bersalah dan minta maaf kepada Donadoni.
Meskipun tampil bersinar di musim pertamanya di Bundesliga bersama Bayern Munich setelah dirinya menjadi top scorer, namun Toni tidak dapat mencetak satu gol pun di Euro 2008.
Bukan itu saja, Italia gagal di perempatfinal yang berujung kepada pemecatan Donadoni, dimana sebagian besar disebabkan oleh mandulnya lini depan Azzurri.
"Jika saya dapat mencetak gol, mungkin dapat menyelamatkan Don. Jujur, saya telah berusaha dengan berbagai cara," aku mantan penyerang Fioerentina itu seperti dilansir Channel4, Selasa (1/6/2008).
"Bahkan, jika saya tidak mencetak gol, saya yakin telah memberikan bantuan di sejumlah pertandingan dan saya telah bekerja dengan baik selama dua tahun terakhir," lanjut penyerang 30 tahun itu.
"Anda tidak dapat menilai seorang pelatih dari sebuah pertandingan yang berujung kepada kekalahan di babak penalty," tambahnya.
"Pasalnya, Donadoni melakukan pekerjaannya dengan baik. Namun, keputusan ini dibuat oleh orang lain. Tentu saja, jika saya mencetak gol maka hal ini dapat sangat berbeda," imbuh Toni.
Terlepas dari kekecewaannya atas pemecatan Donadoni, Toni mengaku belum berbicara dengan mantan pelatih Livorno tersebut.
"Saya bukanlah seorang pemain yang terus melakukan kontak dengan pelatih. Meskipun saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Donadoni seperti saya dengan Marcello Lippi," tukasnya.
(fmh/Okezone)
