Official Broadcasters :
official media okezone
maskot

polandia

BELANDA

kits

Presiden: Mathieu Sprengers
Didirikan: 1889
Masuk UEFA: 1954
Masuk FIFA: 1904
Pelatih Kepala: Marco van Basten
Kapten: Edwin van der Sar
Stadion: Arena Amsterdam
Kapasitas: 51.628

Kiper:
Edwin van der Sar (Manchester United), Maarten Stekelenburg (Ajax Amsterdam), Henk Timmer (Feyenoord)

Bek:
Wilfred Bouma (Aston Villa), Tim de Cler (Feyenoord), John Heitinga (Ajax Amsterdam), Joris Mathijsen (Hamburger SV), Mario Melchiot (Wigan Athletic), Andre Ooijer (Blackburn Rovers)

Gelandang:
Ibrahim Afellay (PSV Eindhoven), Giovanni van Bronckhorst (Feyenoord), Orlando Engelaar (Twente Enschede), Nigel de Jong (Hamburg SV), Wesley Sneijder (Real Madrid), Rafael van der Vaart (Hamburger SV), Demy de Zeeuw (AZ Alkmaar)

Striker:
Ryan Babel (Liverpool), Klaas Jan Huntelaar (Ajax Amsterdam), Dirk Kuyt (Liverpool), Ruud van Nistelrooy (Real Madrid), Robin van Persie (Arsenal), Arjen Robben (Real Madrid), Jan Vennegoor(Celtic)

Mengembalikan Kejayaan Masa Lampau
Kemenangan 2-0 Timnas Belanda atas Soviet di Stadion Olympia, Munich pada Euro 1988 pasti sangat diingat Marco van Basten dkk. Itulah pertama kali dan satu-satunya gelar yang berhasil diraih Tim Oranye di Euro. Artinya tim ini mempunyai sejarah yang ingin diulang ketika membicarakan peluang mereka di Euro 2008.

Van Basten menjadi salah satu penyumbang gol timnya bersama Ruud Gullit ketika itu. Mantan striker AC Milan yang kini membesut Tim Oranye berpeluang untuk mengulang prestasi yang dicapainya sebagai pemain dahulu.

Belanda adalah tim yang sudah mendapat julukan sebagai spesialis semifinalis kala bertarung di ajang Euro.Itu diperlihatkannya dengan melaju ke empat babak semifinal (1976, 1992, 2000, dan 2004). Belum lagi rekor mereka pada 1996 yang mampu maju ke babak perempatfinal.

Belanda punya sesuatu yang bisa membuat tim lain khawatir dengan kekuatan tim ini. Negeri Kincir Angin punya banyak striker top Eropa. Namun anehnya De Oranje justru kurang tajam selama babak kualifikasi Euro 2008.

Ruud van Nistelrooy dkk hanya mencetak 15 gol dalam 12 pertandingan. Jumlah itu menjadi yang paling sedikit di antara peserta putaran final Piala Eropa 2008 di luar tuan rumah Austria dan Swiss yang tidak mengikuti babak kualifikasi.

Nama-nama penyerang top seperti Ruud van Nistelrooy, Robin van Persie, dan Dirk Kuyt seperti tak berarti untuk Belanda. Begitu juga kehadiran Arjen Robben, Klaas Jan Huntelaar, Ryan Babel, dan Jan Vennegoor of Hesselink.

Dengan deretan nama-nama tersebut, Belanda layak disebut sebagai gudang penyerang top. Tapi, menghadapi tim sekelas Luksemburg saja Oranje hanya mampu menang 1-0. Selain itu Tim Oranye justru dilatih mantan penyerang tengah terbaik dunia pada era 80 dan 90-an, Marco van Basten.

Lini tengah Belanda juga diangap sudah solid. Rafael van der Vaart, Wesley Sneijder, dan Clarence Seedorf. Di klub masing-masing, mereka adalah gelandang yang tidak tergantikan.

Jika Van Basten mampu menuntaskan problem ini dan Belanda bermain dengan kaya variasi serangan atau lebih pintar memecah kebuntuan, Mungkin tim sekelas Italia dan Prancis yang tergabung bersama Belanda di Grup C, akan kesulitan menghadapi mereka.

The Stars, Ruud van Nistelrooy
Timnas Belanda abad ini tidak lengkap tanpa kehadiran seorang Ruud van Nistelrroy. Bomber yang saat ini bergabung dengan Real Madrid itu hampir saja merebut gelar Sepatu Emas (Golden Boot) Eropa musim ini jika saja tidak cedera di laga terakhir timnya melawan Real Mallorca.

Semusim berlaga bersama El Merengues, pemain kalem ini belum habis tajinya. Dia mencatatkan namanya sebagai top skorer Liga Spanyol (El-Pichichi) dengan 25 gol dari 37 pertandingan.

Sebelum terlibat pertikaian sengit dengan van Basten, rekor gol bersama Nistelrooy bersama Belanda mencapai 28 gol sejak 1996. Namanya kembali disebut-sebut sebagai penyelamat ketika memutuskan akan kembali bergabung dengan Tim Oranye, September nanti.

Satu lagi yang perlu dicatat dari pemain yang memulai karirnya sebagai bek ini. Dia juga pernah menjadi top skorer Eredivisie dua musim berturut-turut (1998/99-1999/2000) ketika bergabung dengan PSV Eindhoven. Kita tunggu saja apakah Nistelrooy masih mampu memberikan kontribusi terbaiknya bagi Belanda.

Prakiraan Formasi
(4-1-3-2) Van der Sar; Melchiot, Mathijsen, Ooijer, Bouma; De Zeeuw; Van der Vaart, Sneijder, Seedorf; Van Nistelrooy, Van Persie

Kelebihan
Punya stok penyerang berkualitas.
Tiga gelandang serang solid Sneijder-Seedorf-Van der Vaart.
Punya prisnip Total Football

Kekurangan
Penyerang hebat, tapi tak tajam sebagai satu tim.
Tidak punya bek tangguh seperti Jaap Stam atau Frank De Boer.