Presiden: Mircea Sandu
Berdiri: 1909
Pelatih: Victor Piturca
Kapten: Cristian Chivu
Bergabung ke FIFA: 1923
Stadion: Lia Manoliu Stadium
Bek:
Cosmin Contra (Getafe CF),
George Ogararu (AFC Ajax),
Cristian Chivu (FC Inter Milan),
Gabriel Tamas (AJ Auxerre),
Dorin Goian (FC Steaua Bucuresti),
Razvan Rat (FC Shakhtar Donetsk),
Laszlo Sepsi (SL Benfica).
Gelandang:
Florentin Petre (PFC CSKA Sofia),
Banel Nicolita (FC Steaua Bucuresti),
Razvan Cocis (FC Lokomotiv Moskva),
Ovidiu Petre (FC Steaua Bucuresti),
Mirel Radoi (FC Steaua Bucuresti),
Nicolae Dica (FC Steaua Bucuresti),
Marian Aliuta (FC Politehnica 1921 Stiinta Timisoara).
Striker:
Adrian Mutu (ACF Fiorentina),
Ciprian Marica (VfB Stuttgart),
Daniel Niculae (AJ Auxerre),
Marius Niculae (Inverness Caledonian Thistle FC)
Kekuatan yang Terlupakan
Rumania jua mempunyai sejarah lumayan panjang dalam turnamen sepakbola dunia, tercatat Rumania adalah satu dari empat negara (bersama Brasil, Prancis dan Belgia) yang merasakan tiga Piala Dunia pertama.
Namun, prestasi terbaik Rumania ada pada dekade 1990. Pada Piala Dunia 1990, Rumania melaju hingga babak kedua. Hebatnya pada babak fase grup, tim sekelas Argentina berhasil mereka kalahkan, namun harus tersingkir setelah kalah oleh Rep. Irlandia.
Empat tahun kemudian, Rumania yang ketika itu masih diperkuat bintang-bintang Serie A Ghoerghe Hagi, Dan Piterscu dan Florin Raducioiu, kembali mengalahkan Argentina di babak 16 besar, sebelum dikalahkan Swedia di perempat final.
Sedangkan di ajang Euro, catatan Rumania tidakkah sebaik di Piala Dunia. Prestasi terbaik mereka saat itu hanyalah lolos ke babak perempat final Euro 2000, sebelum dikandaskan Italia.
Melihat sejarah tersebut, bisa disimpulkan jika Rumania sebenarnya mempunyai kekuatan untuk mengejutkan dunia dengan ciri khasnya yakni menggebrak dengan mengalahkan tim-tim raksasa.
Di ajang Euro 2008, sangat menarik untuk menunggu kejutan apa lagi yang akan dihadirkan oleh Rumania, mengingat negara Balkan ini tergabung dalam grup neraka, bersama Italia, Belanda dan Prancis.
Dengan skuad merata dan sangat mengandalkan kolektivitas dalam bermain, Rumania bisa saja menjadi batu sandungan macan-macan Eropa tersebut.Tapi apabila melempem sejak pertandingan awal maka bsia dipastikan skuad asuhan Victor Piturca ini akan menjadi lumbung gol di setiap pertandingan.
The Star, Adrian Mutu
Sulit untuk mencari sosok tangguh dalam skuad Rumania jika kita tidak menyebut nama Adrian Mutu. Perannya sebagai striker atau second striker mengingatkan orang akan nama Ghoerghe Hagi yang sukses di dekade 90-an lalu.
Adrian Mutu, striker yang kini membela Fiorentina, adalah salah satu nama pesepakbola terbaik yang pernah dimiliki Rumania. Publik sepakbola bahkan menyebut Mutu adalah titisan dari Ghoerge Hagi. Namun kariernya ternyata tidak secermelang prediksi banyak pihak.
Mutu pernah terlibat penggunaan drugs ketika dirinya bermain untuk Chelsea. Kariernya hampir tamat, sebelum ia diselamatkan oleh Juventus, yang menjadi satu-satunya klub yang tertarik kepadanya.
Sejak diboyong Juve, Mutu kembali menemukan titik terang. Namun pemain berusia 28 tahun ini, memilih untuk bergabung dengan Fiorentina. Disinilah Mutu kembali menjadi sosok mesin gol yang mematikan.
Mutu sanggup untuk melengkapi syarat-syarat mutlak bagaimana menjadi striker berbahaya. Gocekannya maut, finishing mematikan, kedua kaki dan kepala sama-sama berbahaya, plus eksekutor bola-bola mati.
Kini Mutu mempunyai beban berat di Euri 2008, yakni menyelamatkan muka negaranya dari kekalahan dalam melawan tim kuat seperti Italia, Prancis dan Belanda. Mampukah Mutu menyemai rekot Hagi? Kita nantikan.
Perkiraan Formasi:
(4-4-2) Lobont; Chivi, Ogararu, Goian, Rat; Petre, Codrea, Tamas, Nicolita; Mutu, Marica
Kelebihan:
Tampil apik sepanjang bababak kualifikasi dan memiliki kematangan emosi
Kekurangan:
Sudah empat tahun absen dalam turnamen internasional di musim panas tahun genap. Serta lawan yang terlalu berat di babak fase grup nanti